BELAJAR YANG MENYENANGKAN

Belajar adalah suatu proses perpindahan ilmu dari sumber ke penerima dengaan menggunakan media dan model pembelajaran tertentu sehingga tercapailah tujuan dari pembelajaran tertentu sehingga tercapailah tujuan daari pembelajaran. Bicvara mengenai belajar maka sangat erat kaitannya dengan komunikasi yaitu penyampaian informasi darisatu pihak kepada pihak yang lain sehingga terjadi hubungan yang saling mempengaruhi di antara keduanya.

Komunikasi umumnya pada manusia meliputi bahassa sinyal, bicara, tulisan, gerakan dan penyiaran. Agar terjadi komunikasi yang efektif diharapkan guru dapat memahami perasaan siswa dan kondisi yang mempengaruhi perasaan siswa. hal ini dikenal sebagai bahasa penerimaan. Bila seseorang merasa diterima sepenuhnya dan apa adanya oleh orang lain maka ia merasa bebas dan mulai memikirkan perubahan apa yang diinginkannya, bagaimana dia akan mengembangkan diri, bagaimana dia dapat menjadi lebih baik dari yang sekarang. Seorang siswa sepenuhnya mempunyai kemampuan untuk mengembangkan dirinya. Guru hanyalah fasilitator yng mengkonisikan siswa untuk memaksimalkan kemampuannya untuk mengembangkan diri.

Beberapa hal yang harus diketahui seorang pendidik, yaitu :

  1. Kemampuan otak siswa sebagai pengatur ( Director) relatif belum bekerja dibandingkan kemampuan otak sebagai penerima ( Responder). Hal ini menyebabkan sikap siswa lebih emosional, protektif, reaktif, tidak bisa mengontrol kesenangan, berpusat pada diri sendiri dan selalu mencari tahu. Sikap logis, konsekuensi, berpikir ke masa depan, menahan diri dan prhatian kepada orang lain harus dilatih oleh orang dewasa.
  2. Suasana yang menyenangkan saat proses pembelajaran akan menyebabkan hormon dopamin dan endorfin disekresikan otak. Hal ini menyebabkan batang otak atau bagian limbik otak akan melebar sehingga serotonin akan disekresikan dan mempermudah anak untuk memerima informasi saat proses belajar.
  3. Mengenali domonasi otak siswa. Otak bagian kanan mengatur kerja, berpikir acak, holistik dan kreatif, menghafal cepat, membaca cepat dan berpikir kreatif. Selain itu mengatur kemampuan konseptual, inovasi, ide, penggambaran, warna, musik,seni, tata ruang, emosi dan imaginasi. Menyebabkan ingatan jangka panjang. Otak bagian kiri mengatur kerja berfikir dengan berurutan dan logis. Selain itu mengatur kemampuan kebahasaan, perhitungan dan analisis. Menyebabkan ingatan jangka pendek. Manusia yang cerdas adalah manusia yang mampu memaksimalkan kerja otak, baik otak kanan dan otak kiri. Kemampuan otak ini dapat dilatih dengan berbagai cara antara lain menggerakan kedua tangan bersamaam dengan arah atau perintah yang berlawanan arah.
  4. Mempersiapkan siswa untuk selalu dalam proses belajar dengan cara :

– memotivasi anak untuk belajar

– mengembangkan panca indera saat proses belajar , contoh : membaca dengan suara, belajar dengan menulis,               belajar dengan praktek, dan sebagainya,

– mengingat dengan membuat alur cerita atau peta konsep sehingga lebih mudah untuk diingat,

– belajar atau menghafal sebentar dan cukup istirahat karena dengan istirahat cukup akan memberi waktu untuk sel-sel otak menyelesaikan informasi.

 

Semoga tulisan ini dapat menjadi motivasi bagi kita sebagai seorang pendidik untuk memajukan dunia pendidikan. Tak lupa yang harus diingat pula pengajaran yang paling baik adalah contoh atau tauladan sehingga tujuan untuk menciptakan siswa yang cerdas dan berakhlak mulia dapat terwujud. Aamiin….

 

Savitri Yani, S.Si

10 , September 2020 Guru IPA SMPN I Semanu

( Pernah dimuat pada Buletin SEMASA Edisi I, November 2011 hal. 6)